Sandwich generation pastinya bukan sebuah istilah yang asing lagi di telinga Anda bukan. Apalagi semakin kesini jika dilihat ada semakin banyak orang yang terjebak di dalam generasi roti lapis tersebut. pastinya bukan sesuatu yang baik juga bagi Anda. Lalu sebenarnya apa itu generasi roti lapis tersebut? sederhananya generasi sandwich adalah sebuah kondisi ketika seseorang memiliki tanggung jawab kepada dua generasi sekaligus, yaitu orang tuanya serta anaknya sendiri.

Kondisi semacam ini tentunya akan menciptakan sebuah masalah baru bagi mereka di masa depan, apalagi beban keuangan yang harus ditanggung juga jadi double lebih banyak dibandingkan dengan sebelumnya, ditambah lagi dengan beban pikiran dan juga tenaga. Tak heran jika seandainya orang-orang yang terjebak dalam generasi roti lapis rentan sekali mengalami depresi, serta rasa yang tidak bahagia di dalam hidup. Patut untuk diketahui bahwa hal tersebut bisa jadi menurun dari orang tua ke anaknya.

Agar bisa terbebas dari masalah tersebut, maka berikut ini diantaranya tips yang dapat Anda coba terapkan, yaitu:

  1. Mulailah untuk menyusun budgeting, munculnya sandwich generation disebabkan karena kemampuan dalam mengelola financial yang buruk, untuk itu salah satu cara yang dapat Anda lakukan adalah dengan menyusun budgeting. Sehingga nantinya tidak ada istilah lebih besar pasak daripada tiang. Juga membantu Anda untuk mempersiapkan masa depan dengan cara menabung ataupun investasi. Sehingga kedepannya Anda juga bisa mencapai kemandirian secara financial.
  2. Menabung sedini mungkin, ingat bahwa hidup ini bukan hanya untuk hari ini, melainkan juga nanti di masa depan. Sehingga usahakan untuk menabung secara rutin setiap bulannya. sisihkan paling tidak adalah 10 persen dari total income yang Anda dapatkan untuk ditabung, lebih banyak porsinya tentu akan lebih baik. Pastikan kebiasaan menabung ini dipupuk sedini mungkin, jika perlu sebaiknya juga ajarkan kepada buah hati Anda sedini mungkin.
  3. Menyiapkan dana pensiun, setelah pensiun nantinya kehidupan masih harus berjalan, namun tentunya Anda sendiri tidak ingin menjadi beban bagi keluarga bukan ketika sudah tidak lagi bekerja. Hal ini jugalah yang dapat memicu munculnya generasi sandwich, untuk itu sedini mungkin harus mulai mempersiapkan dana kebutuhan pensiun, sehingga masa tua lebih terjamin tanpa harus menjadi beban untuk keluarga Anda nantinya.
  4. Berinvestasi, jangan lupakan juga untuk investasi jika seandainya Anda ingin agar keuangan lebih sehat, punya sumber pemasukan lain atau passive income. Karena dengan investasi ini sebenarnya juga akan menghindarkan keuangan dari resiko inflasi, ingat bahwa investasi tidak harus selalu dengan nominal yang besar, ada banyak instrumen investasi yang bisa Anda pilih dengan modal yang kecil sekalipun.
  5. Miliki asuransi, segala macam resiko dapat terjadi dalam hidup, bahkan bagi seseorang yang keuangannya sudah mapan sekalipun hal ini bisa menyebabkan terjadinya kebangkrutan, untuk itulah maka Anda dapat menyiasatinya dengan membeli produk proteksi atau asuransi.

Ketika Anda berhasil terlepas dari generasi roti lapis tersebut nantinya akan ada banyak manfaat yang dirasakan, yaitu:

  1. Mengurangi resiko stres, karena memang beban hidup Anda jadi jauh lebih ringan dibandingkan dengan sebelumnya. Sehingga otomatis tingkat stres sampai dengan depresi nantinya juga jadi lebih kecil.
  2. Hidup jadi lebih bahagia, Anda bisa lebih fokus untuk membiayai kebutuhan anak saja, tanpa harus terbebani dengan beban biaya lain, sehingga hidup juga akan lebih bahagia.
  3. Memiliki lebih banyak waktu untuk keluarga, kini jikapun Anda harus bekerja maka kerja sewajarnya, tidak perlu lagi memaksakan diri untuk bekerja keras tanpa kenal waktu karena tingkat kebutuhan yang tinggi. Apalagi sebenarnya bekerja tanpa kenal waktu ini juga rentan untuk menyebabkan masalah kesehatan bukan.

Jadi tak perlu ragu untuk melakukan perubahan agar bisa terlepas dari sandwich generation  ini, bagaimanapun ada kalanya kita juga harus egois memikirkan kebahagiaan diri sendiri terlebih dahulu sebelum orang lain. Jangan sampai nantinya generasi roti lapis ini akan terulang pada anak cucu, sehingga pendidikan financial memang penting dilakukan sedini mungkin.

 

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *