Gaya

Cystitis, Peradangan Kandung Kemih yang Kerap Menyerang Wanita

Cystitis adalah kondisi peradangan yang terjadi pada kandung kemih. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, namun lebih sering dialami oleh wanita.

Melansir laman NHS, Cystitis termasuk jenis infeksi saluran kemih (ISK) yang paling umum. Cystitis biasanya akan membaik setelah beberapa hari, namun pada beberapa kasus juga bisa menyebabkan infeksi ginjal yang lebih serius.

Gejala umum cytitis antara lain rasa sakit dan terbakar ketika buang air kecil, urin berwarna gelap atau berbau kuat, sakit perut bagian bawah, lelah dan pegal. Pada anak kecil, kondisi ini ditandai dengan sakit perut, sering buang air kecil, demam pada suhu 38 derajat atau lebih, lemah, nafsu makan berkurang dan muntah.

Sebagian besar kasus cytitis disebabkan oleh bakteri di usus atau kulit yang masuk ke kandung kemih melalui saluran kencing atau uretra. Terdapat beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko penyakit ini, seperti berhubungan seks, cebok dari belakang, hamil, menggunakan kontrasepsi diafragma, menderita diabetes, hingga memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Gejala Cytitis dapat diobati dengan meminum banyak air, mengonsumsi parasetamol atau ibuprofen, mengkompres perut menggunakan botol yang diisi air hangat, dan membasuh daerah sekitar alat kelamin menggunakan sabun khusus kulit sensitif.

Namun, jika gejala tidak kunjung membaik setelah 3 hari atau mengalami kencing berdarah, sebaiknya temui dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut. Dokter mungkin akan menguji sampel urin untuk membantu memastikan diagnosis.

Seseorang yang mengalami nyeri panggul jangka panjang atau kerap mengalami masalah buang air kecil kemungkinan memiliki kondisi yang disebut interstitial Cystitis. Kondisi ini biasa menyerang wanita paruh baya dan belum diketahui penyebab pastinya.

SITI NUR RAHMAWATI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *